Luca Van Assche Torehkan Sejarah Usai Awali Ajang Di Miami

Luca van Assche [image: atp tour]
Berita Tenis: Petenis belia Perancis, Luca Van Assche menorehkan tonggak bersejarah ketika ia mengklaim kemenangan pertama di turnamen Masters 1000.
Petenis berusia 19 tahun mengalahkan Pavel Kotov dengan 6-3, 7-5 di babak pertama Miami Open yang berlangsung selama 1 jam 29 menit dan membukukan laga babak kedua melawan petenis unggulan ketujuh, Casper Ruud.
“Saya tidak ingat bahwa ini adalah kemenangan pertama saya di turnamen Masters 1000!” seru Van Assche. “Tetapi ya, itu kemenangan yang positif. Itu pertandingan yang apik dengan banyak intensitas dan saya menikmati game-game saya selama pertandingan.”
Petenis peringkat 80 dunia masih segar dari melenggang ke semifinal di ajang Challenger yang digelar di Phoenix, Arizona. Ketajamannya di pertandingan terlihat setelah ia mengamankan empat dari lima peluang break point yang ia hadapi dan mengkonversi tiga dari enam peluang break point.
Petenis berkebangsaan Perancis akan berusaha mengklaim kemenangan pertama atas petenis peringkat 10 besar ketika ia menghadapi petenis berkebangsaan Norwegia, Ruud (0-2). Awal musim ini ia menghadapi Stefanos Tsitsipas. Musim lalu ia menantang Novak Djokovic dengan menyudutkan sang bintang tenis memasuki set penentu di Belgrade.
“Tentu saya merasa sangat senang bisa bertanding melawannya,” tutur Van Assche jelang menghadapi Ruud. “Ia petenis yang mengagumkan. Ia mencetak hasil yang luar biasa di musim-musim sebelumnya dan juga sekarang. Jadi, kami akan siap untuk pertandingan itu. Saya merasa sangat gembira bisa bertanding melawan petenis seperti itu. Saya berhadapan dengan banyak petenis handal musim lalu dan juga di Australia musim ini. Jadi, saya merasa sangat senang tentang pertandingan itu.”
“Saya menyaksikannya di televisi dan ia memiliki forehand yang sangat memukau. Saya pikir itu senjata terbaiknya dan ia memiliki mentalitas yang sangat baik. Ia selalu berpikir positif dan ia berjuang di setiap poin, jadi, saya pikir itu dua senjata andalannya.”
Sementara semifinalis Miami Open musim 2019, Denis Shapovalov mengandalkan pengalaman demi mengatasi dan mengandaskan petenis berkebangsaan Italia, Luciano Darderi dengan 6-3, 6-7, 6-4.
Petenis kidal asal Kanada, Shapovalov melesatkan 16 ace dan hanya menghadapi satu peluang break point. Ia akan berusaha menemukan performa lebih baik di babak kedua melawan petenis unggulan kesepuluh, Stefanos Tsitsipas.
Rekan senegara Darderi, Flavio Cobolli bernasib lebih mujur setelah ia mampu bertahan dan menyisihkan petenis berkebangsaan Jepang, Yoshihito Nishioka dengan 1-6, 6-1, 6-4. Di babak kedua Miami Open, ia akan menantang petenis unggulan ke-30, Cameron Norrie.
Artikel Tag: Tenis, miami open, Luca Van Assche, Casper Ruud
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/luca-van-assche-torehkan-sejarah-usai-awali-ajang-di-miami
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini