Aksi Menentang VAR di Norwegia, Ratusan Bola Tenis Hujani Lapangan

VAR via gettyimages
Ragam Sepak Bola: Penggemar klub papan atas Norwegia, Lillestroem, menunjukkan ketidaksenangan mereka terhadap Video Assistant Referee (VAR) pada Kamis (27/06) dengan melemparkan ratusan bola tenis ke lapangan pada menit pertama pertandingan kandang mereka melawan KFUM Oslo.
Aksi protes ini terjadi di tengah meningkatnya kontroversi mengenai penggunaan VAR di Eliteserien Norwegia.
VAR telah memicu banyak perdebatan di kalangan penggemar dan klub di Eliteserien. Beberapa serikat pendukung klub mengklaim bahwa waktu yang dihabiskan wasit untuk mengambil keputusan menggunakan VAR telah merusak jalannya pertandingan.
Protes dari penggemar Lillestroem ini adalah puncak dari ketidakpuasan yang telah lama dirasakan terkait penggunaan Video Assistant Referee.
"Butuh waktu tiga menit untuk membuat keputusan, yang merupakan separuh waktu dari situasi VAR pada umumnya. Itu adalah cara kami menunjukkan ketidakpuasan kami," kata Joacim Moeller, anggota klub pendukung Lillestroem "Canary fans" kepada surat kabar Norwegia, VG.
"Semua orang di Norwegia tahu bahwa kami menentang VAR. Masyarakat sudah bosan dengan VAR. Tidak ada perbaikan. Hal ini pada akhirnya merusak olahraga kami."
Sistem perwasitan yang dibantu teknologi telah menghadapi banyak kritik dari berbagai liga. Liga-liga teratas di Swedia, misalnya, memutuskan pada bulan April untuk tidak menerapkan sistem tersebut karena tingkat penentangan yang tinggi dari klub-klub mereka.
Keputusan ini mencerminkan ketidakpuasan serupa yang dirasakan di Norwegia, di mana banyak yang merasa bahwa VAR lebih banyak menimbulkan masalah daripada memberikan solusi sehingga tidak mengherankan jika ada protes, salah satu bentuk protes itu adalah melepaskan ratusan bola tenis ke lapangan.
Artikel Tag: Video Assistant Referee, VAR, Norwegia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/aksi-menentang-var-di-norwegia-ratusan-bola-tenis-hujani-lapangan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini