Rosman Razak Puji Mental Pearly/Thinaah Meski Tersingkir Dari All England

Pearly Tan-M Thinaah/[Foto:Thestar]
Liga Olahraga : Pearly Tan / M Thinaah patut dipuji atas semangat juang mereka yang tak tergoyahkan dalam menghadapi kesulitan hingga kalah di perempat final All England kemarin.
Pearly telah mengalami cedera pergelangan kaki sehari sebelumnya di babak kedua dan bisa saja memilih mundur tetapi dia muncul bersama Thinaah.
Meskipun sudah berusaha keras, mereka kalah 17-21, 19-21 dari pasangan peringkat 3 dunia Nami Matsuyama-Chiharu Shida dari Jepang di Birmingham kemarin.
Kekalahan ini merupakan yang ke-12 bagi pasangan Jepang tersebut.
Pelatih ganda putri Rosman Razak memuji keberanian Pearly dan komitmen Thinaah karena pasangan itu memiliki pilihan untuk mengundurkan diri tetapi memilih untuk terus berjuang.
Mengingat kondisi Pearly, dia harus memikirkan kembali strategi mereka.
“Pearly tidak merasa sehat sejak pagi dan mengeluh sakit. Dia tidak bisa bergerak seperti biasa, dan mereka pergi ke lapangan hanya untuk mencobanya,” kata Rosman.
“Karena ini adalah All England, mereka masih punya keinginan untuk melanjutkan pertandingan. Strategi yang saya coba terapkan adalah agar Thinaah mencakup semuanya, dan saya memuji dia karena melaksanakannya dengan baik."
"Seperti yang kita tahu, pasangan Jepang adalah tim yang kuat, tetapi dari sisi kami, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, mengingat cedera Pearly. Itulah hasilnya," kata Rosman saat dihubungi.
Pearly mencoba melakukan perlawanan dengan Thinaah yang memberikan dukungan, tetapi dia tampak tidak nyaman dan harus tertatih-tatih dengan satu kaki melawan Matsuyama-Shida.
Kekalahan Pearly-Thinaah juga menandai berakhirnya perjuangan Malaysia di ajang bergengsi All England tahun ini setelah pasangan ganda campuran Goh Soon Huat / Shevon Lai Jemie tumbang di perempat final oleh pasangan Tiongkok Jiang Zhenbang / Huang Dongping, 18-21, 21-8 dan 21-10
Artikel Tag: Pearly Tan, M Thinaah, Rosman Razak, All England 2025