Indonesia Kembali Tanpa Gelar di Swiss Open 2025

Daniel Marthin-Muhammad Shohibul Fikri/[Foto:PBSI]
Liga Olahraga : Pasangan ganda putra Indonesia peringkat 15 dunia, Daniel Marthin / Muhammad Shohibul Fikri harus puas meraih posisi runner-up di turnamen Swiss Open World Tour Super 300 setelah di laga puncak menyerah dari pasangan non unggulan asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh / Kittinupong Kedren.
Daniel / Fikri harus mengakui keunggulan Dechapol Puavaranukroh / Kittinupong Kedren lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 15-21, 21-18 dan 14-21, dalam pertandingan yang berlangsung di St Jacobshalle Basel Swiss pada Minggu (23/3) malam waktu setempat.
Kekalahan ini membuat Indonesia kembali tanpa gelar di turnamen berhadiah total USD 250.000 atau berkisar 4 miliar rupiah itu.
Tak hanya itu, Indonesia juga gagal membawa pulang dari empat turnamen beruntun di Tour Eropa yang dimulai dari German Open World Tour Super 300, Orleans Masters World Tour Super 300, All England Open World Tour Super 1000 serta Swiss Open 2025.
"Alhamdulillah tetap bersykur bisa masuk ke final lagi, walaupun kembali hasilnya belum sesuai yang kami inginkan. Masih jadi juara kedua," tanggap Fikri melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Mereka tidak gampang dimatikan, kami sudah mencoba tapi tidak bisa tembus akhirnya tidak sabar dan melakukan kesalahan. Pasangan Thailand bermain sangat baik," Daniel, menambahkan.
Satu-satunya kabar baik dari tim Merah Putih pekan lalu adalah keberhasilan pasangan profesional asal PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto / Gloria Emanuelle Widjaja yang menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Denmark, Kristoffer Kolding/Mette Werge, Minggu (23/3).
Bertanding di Mosir Arena Małachowskiego, Łódź, Polandia, pasangan non-pelatnas itu menang rubber game 21-16, 14-21, 21-10 dalam tempo 42 menit.
Artikel Tag: Daniel Marthin, Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri, Swiss Open 2025